Light Eye is My Characters
Dahulu aku iri melihat senyum tawa mereka yang begitu lepas
Sementara aku hanya bisa senyum menerima semua yang ada
Aku iri kebebasan yang mereka ingkari
Sementara bebasku hanya dalam sangkar
Aku iri dengan hari mereka yang dipenuhi acara
Sementara hariku dipenuhi dengan tugas dan kertas
Aku iri dengan mereka yang selalu pulang telat
Sementara aku harus cepat pulang karena memang tak ada jadwal yang menungguku
Dan sekarang aku ingin mereka iri denganku
Aku yang selalu sibuk dengan mengejar mimpiku
Sementara mereka sibuk mewujudkan mimpi sang bintang kecilnya
Aku yang masih mengejar karir untuk masa depan
Sementara mereka harus sudah membangun keluarga
Aku yang sibuk dengan belajar
Srmentara mereka harus sudah bisa mengajar sang bintang kecil
Aku yang masih punya kebebasan
Sementara mereka penuh dengan larangan
Aku yang masih terbang kesana kemari
Sementara mereka sibuk kesana kemari
Aku paham sekarang..
Sukses bukanlah masalah mencapai target secepat mungkin
Tapi mencapai target sebagus mungkin
Karena sukses itu butuh proses
Kau memang pandai membuat orang lain terbang tanpa sayap malakat putih
Tapi kau juga pandai mninggalkannya
Hingga dia bingung dengan langkah selanjutnya
Dia kacau, kau tahu?
Kau acuhkan setelah kau menerbangkannya tanpa ucapan Selamat tinggal
Harusnya dia mendengar kata "Kau harus pulang sendiri"
dan juga kata "Kau jaga diri baik-baik"
dengan begitu kau bisa terbang dengan sayapmu
Bukan begini,
Dia tak tau jalan pulang
harusnya kau tunjukan jalan pulang sebelum kau menghilang
Dia kacau saat melihatmu terbang dengan yang lain
Dia kacau melihat semua itu
Dia kacau
Dia Kacau
![]() |
| Thanks for your visit, let's see another :) |
Mengapa?
Mengapa tak pernah kau kirimkan tanda tanya lagi
Mengapa hanya koma dan titik yang aku terima
Mengapa harus aku yang kirimkanmu tanda tanya dan tanda tanya lagi
Aku merindukan tanda tanya darimu
Aku merasa kau menjauh
Kenapa?
Apa kau benar-benar inginkanku menjauh
Menjauh darimu perlahan
Sadarkah kau
Kau buatku tersakiti dengan beribu rasa penasaran ini
Kenapa seolah kau mundur perlahan
Kau yang dulu inginkan mengenal diriku
Kemanakah kau yang dulu itu
Seolah hanya aku yang menghawatirkanmu sekarang
Makasih kau telah datang lalu menghindar
Makasih kau telah ada dihariku lalu pergi perlahan
Makasih kau telah penasaran denganku lalu mengacuhkanku
Yang jelas aku merindukan tanda tanya mu
For : my friend
By : Nurul Ngaeni (Noe)
JIKA IA BUKAN JODOHKU, YA ALLAH
Jika dia bukan jodohku, Ya Allah... pudarkanlah keindahan wajahnya dari pandanganku... aku tak ingin mencintai orang yang salah, sungguh... walaupun melupakannya sangat menyakitkan... aku berusaha untuk sanggup... gugurkanlah satu-persatu dengan perlahan semua kenangan yang senantiasa melekat erat dalam ingatanku... karena jika semuanya terhapus dalam waktu sekejap, aku takut itu akan menyiksa diriku sendiri...
Jika dia bukan jodohku, Ya Allah... bantulah aku untuk mencabut perasaan tak biasa ini dari hatiku... aku akan merasa bersalah dan mengutukuki diri jika dia yang kini bersemayam anggun di hatiku bukanlah qawwamku... aku sadar itu tidaklah mudah karena akarnya terlanjur membumi di hatiku... tapi, demi keridhoan-Mu, apa yang tidak akan aku lakukan ?
Jika dia bukan jodohku, Ya Allah... kumohon, jangan hadirkan sosoknya lagi dalam mimpi-mimpi malamku... karena itu hanya membuatku semakin berandai-andai dan lalai dari mengingat-Mu...
Jika dia bukan jodohku, Ya Allah... jauhkanlah, sejauh yang aku butuhkan untuk menjadikan namanya terdengar biasa saja di pendengaranku... karena sungguh, atas perasaan ini aku tak mampu tenang bila mendengar namanya...
Jika dia bukan jodohku, Ya Allah... jauhkanlah, sejauh yang aku butuhkan untuk menjadikan wajahnya terlihat biasa saja bagi netraku... karena sungguh atas perasaan ini hatiku tak bisa bergetar wajar bila memandang wajahnya...
Dan jika dia bukan jodohku, Ya Allah... dekatkanlah qawwamku padaku, agar aku tak menebak-nebak terlalu lama...